Showing posts with label taubat. Show all posts
Showing posts with label taubat. Show all posts

Wednesday, August 15, 2012

Pencarian Cinta



Ya Allah…..

dimana lagikah dapat kutemui Cinta Sejati kecuali pada cinta-Mu, kemana lagikah hati ini harus berlabuh kecuali pada kasih-Mu, jadikanlah hati yang lemah ini hanya tertambat kukuh hanya pada-Mu.

Di dalam seribu mimpiku yang bertabur sepi yang mengantar kepada-Mu, aku hanya ingin ampunan dan terangilah jalanku. Meski didunia ini tiada yang sempurna, aku hanya memohon dalam taubatku untuk diterangi jalanku.

 Ku persembahkan semuanya hanya kepada-Mu, dalam jalanku yang rapuh membuka mata hati mungkin aku telah lupa dalam lelah dan resah kuteteskan air mata kubersujud kepada-Mu.

Kuserahkan semua cintaku yang tak setia dan tak sempurna ini hanya kepada-Mu. Aku hanya mohon ridho atas segenap keputusan-Mu, kesejukan setelah matiku, kenikmatan untuk memandang cinta dan kerinduan terhadap cinta.

Ampunilah diri yang tak berharga ini ya Allah…..

penuhilah kehinaannya dengan keindahan magfirohmu, semua tangis dan tawa terlukis dalam hidupku, sebuah usaha akan aku lakukan untuk belajar mengarifi hidup dari jatuh bangunnya diri meraih segenggam cinta….

Yang memberi kekayaan bathin kepadaku, betapa penuh warna perjalanan hidup ini karena cinta yang ada pada diriku adalah fitrah-Mu.

Pandangilah aku dengan pandangan kasihMu, ajarkan aku tentang cinta Mu wahai pemilik Cinta agar bertambah-tambah kecintaan ku hanya semata-mata untukMU..

Allahummarzuqni hubban wa hubba mayyuhibbuk wal 'amalallazi yu ballighuni hubbak..

Aminn Ya Rabb..

"Qalbi laKa wa bas Ya Rabb"

Thursday, April 29, 2010

Buat hati kita yang sering terlupa


Perjalanan kehidupan yang memerihkan membuatkn kita seringkali lupa. Dalam kekalutan dunia sekarang,masing2 sibuk mengejar harta,pangkat,nama,kereta,banglo dan segala kenikmatan yang ada. Berlumba-lumbalah dalam kemewahan hingga terlupa segalanya. Semakin hari kita semakin melupai ALLAH Ta'ala..semakin banyak melakukan dosa...semakin jauh dan jauh dari ALLAH Ta'ala..nauzubillah minzalik.

Sesungguhnya beringatlah bahawa ISLAM yang kita anuti bukan sekadar agama sahaja,bukan sekadar solat yang kita lakukan 5 kali sehari,dan bukan hanya setakat cukup dengan puasa,zakat dan haji. Tetapi ISLAM adalah cara hidup kita yang sebenar. ISLAM merangkumi segala2nya termasuklah cara berpakaian,bertutur,belajar,bekerja,bersosial,berakhlak dan sebagainya...semuanya telah ALLAH gariskan buat kita. Sepatutnya kita berbangga kerana berada dalam agama yang benar...nikmat yang tidak ternilai harganya iaitu nikmat berada di dalam ISLAM dan iman. Namun sebaliknya sayang sekali...kitalah yang merendah2kannya,kita malu dengan agama ISLAM. Malu apabila orang lain melihat kita cuba membawa identiti ISLAM. Malah kita tidak segan silu pula mengikut budaya2 barat yang membawa kita jauh dari kehidupan ISLAM yang sebenar. Kita semakin lalai dengan kehidupan fana' yang mengasyikkan hingga terlupa ALLAH Ta'ala itu ada dan melihat setiap perbuatan kita.

Tidak patut bagi kita mengambil hanya sebahagian ISLAM dan meninggalkan sebahagian yang lain. Umpamanya sebuah rumah yang dibina hanya mempunyai dinding dan tiang sahaja. Pastinya pelik dan tidak selesa berada di rumah tanpa atap bukan?Begitulah juga kehidupan kita takkan sempurna tanpa Islam. Tapi sejauh manakah kita telah mengamalkan ISLAM dalam kehidupan?Adakalanya kita tahu bahawa ALLAH itu ada tapi kita tetap sombong pada-NYA. Kita kufur pada nikmat yang melimpah ruah hingga lupa mengucap syukur pada Pemberi Nikmat. Kita tahu adanya dosa dan pahala...dan kita juga tahu adanya syurga dan neraka....tetapi kita tidak peduli akan semua itu,kita melanggar semua perintah ALLAH Yang Maha Kuasa. Renungkan kembali layakkah kita digelar Muslim?Apalah ertinya kemewahan dan kenikmatan hidup andai diri tidak dipandangan ALLAH Ta'ala.

Renungilah sebuah hadits Qudsi, dimana Rasulullah SAW ada bersabda:
ALLAH SWT berfirman, "Aku sesuai dengan dugaan hambaKu kepadaKu dan Aku bersama dengannya ketika dia ingat kepadaKu. Jika dia ingat kepadaKu dalam hatinya, Aku pun akan mengingatinya dalam hatiKu. Dan jika dia ingat kepadaKu dalam lingkungan khalayak ramai, nescaya Aku juga akan mengingatinya dalam lingkungan khayalak ramai yang lebih baik. Dan jika dia mendekatiKu sejengkal, Aku pun akan mendekatinya sehasta. Dan jika dia mendekatiKu sehasta, nescaya Aku mendekatinya sedepa. Dan jika dia datang kepadaKu berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berlari." (HQR Syaikhani dan Tidmidzi dari Abu Hurairah R.A.)


Begitulah besarnya kasih sayang ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang pada kita setiap hamba ciptaan-NYA. Andai terasa diri sudah jauh tersasar...marilah kita kembali kepada ISLAM yang sebenar.Kembalilah hati untuk sentiasa berzikir mengingati ALLAH Ta'ala. Kembalilah diri pada ALLAH Ta'ala yang tidak pernah jemu mendengar rintihan setiap hamba-NYA. Ingatlah sebesar2 kemurkaan ALLAH itu...lebih besar lagi kasih sayang-NYA.


**********************************************************************************
Rabbi...kemana lagi kah akan kami hadapkan muka ini jika ENGKAU tidak mengampunkan kami..maka dengan itu ampunkanlah segala keterlanjuran dan dosa maksiat yang telah kami lakukan YA ALLAH..kami sedar dan insaf atas setiap kelalaian kami...jadikan lah kami hamba-MU yang sebenar2 hamba.. perkenankanlah kami mencintai-MU dengan sebenar2 cinta..dan jadikanlah matlamat hidup kami hanyalah untuk-MU....

Ya ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM..dgn Rahmat-MU yg luas,perkenankanlah rintihan hati kami ini kerana hanya pada-MU tempat kami merintih dan mengadu..aminn Ya Rabbal 'alameenn..

Sunday, March 14, 2010

Belum sampaikah masanya..

Kehidupanku dimulai dengan kesia-siaan, mabuk-mabukan, maksiat, berbuat zhalim kepada manusia, memakan hak manusia, memakan riba, dan memukuli manusia. Kulakukan segala kezhaliman, tidak ada satu maksiat melainkan aku telah melakukannya. Sungguh sangat jahat hingga manusia tidak menghargaiku karena kebejatanku.

Pada suatu hari, aku merindukan pernikahan dan memiliki anak. Maka kemudian aku menikah dan dikaruniai seorang puteri yang kuberi nama Fathimah.

Aku sangat mencintai Fathimah. Setiap kali dia bertambah besar, bertambah pula keimanan di dalam hatiku dan semakin sedikit maksiat di dalam hatiku.

Saturday, March 13, 2010

استغفر الله



Sometimes, there are times in our life dat we feel lost,we feel unguided and miserable, we feel like we've made a wrong choice and we have been too far away from God. Just remember it is a call from ALLAH SWT and a reminder for us to return back to HIM. ALLAH HE is The Almighty and the Most Loving towards all His slaves.
O Allah..please guide us to d right path..

"Show us the straight path, The path of those whom Thou hast favoured. Not (the path) of those who earn Thine anger nor of those who go astray."
[Al FAtihah:6-7]

Thursday, October 22, 2009

Feeling empty inside?

Truly in the heart
there is a void that can not be removed
except with the company of Allah.
And in it there is a sadness that can not be removed
except with the happiness of knowing Allah
and being true to Him.
And in it there is an emptiness that can not be filled
except with love for Him
and by turning to Him
and always remembering Him
And if a person were given all of the world and what is in it,
it would not fill this emptiness.

-Jalaludin Rumi-




Wahai Tuhan jauh sudah
Lelah kaki melangkah
Aku hilang tanpa arah
Rindu hati sinarmu

Wahai Tuhan aku lemah
Hina berlumur noda
Hapuskanlah terangilah
Jiwa di hitam jalanku

Ampunkanlah aku
Terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkau
Sang Maha Pengampun Dosa

Ya Rabbi ijinkanlah
Aku kembali padaMu
Meski mungkin takkan sempurna
Aku sebagai hambaMu

Ampunkanlah aku
Terimalah taubatku
Sesungguhnya Engkau
Sang Maha Pengampun Dosa
Berikanlah aku kesempatan waktu
Aku ingin kembali
Kembali kepadaMu

Dan mungkin tak layak
Sujud padaMu
Dan sungguh tak layak aku

Allahu Rabbi...
Qalbi laKa wa bas Ya Rabb..

Saturday, September 26, 2009

Kembali pada Pencipta

Setiap manusia yang lahir ke dunia ibarat kain putih bersih yang suci daripada sebarang corak dan warna yang mengotorinya. Setiap kejadian ciptaan Allah Ta’ala sememangnya indah dan kejadian manusia merupakan bukti paling agung kewujudan Dia sebagai Tuhan Yang Esa yang menjadikan setiap makhluk. Namun berapa ramai di antara kita tahu tujuan sebenar hidup mereka di atas muka bumi ini? Sesungguhnya sedarlah wahai diri kehidupan di dunia ini hanyalah sebagai sebuah persinggahan dalam rangka menuju kehidupan abadi di akhirat sana. Tujuan kewujudan manusia di atas muka bumi ini tidak lain adalah untuk melaksanakan ibadat dan ketaatan pada Pencipta yang meminjamkan sebentar nyawa.

Firman Allah Ta'ala,
"Tidak Aku jadikan jin dan manusia melainkan untuk beribadat kepadaku."

Dalam perjalanan yang singkat kembali semula kepada Pencipta banyak halangan yang mendatang. Hanya mereka yang terpilih oleh Allah Ta’ala sahaja akan berjaya menempuhinya. Allah Ta’ala Maha Penyayang kepada setiap hambaNya. Diutuskan olehNya Rasul-Rasul yang terpilih untuk menjelaskan hakikat sebenar kehidupan manusia di dunia ini. Betapa kasihnya Allah pada kita, tidak dibiarkan manusia kesesatan di dunia yang penuh cubaan ini. Diilhamkan juga pada setiap manusia naluri berTuhan dan naluri untuk melakukan kebaikan.

Syaitan laknatullah dan juga nafsu jahat tidak akan pernah berhenti menggoda manusia agar terpesong dari jalan kebenaran. Sentiasa berusaha menjauhkan manusia dari petunjuk Allah Ta’ala. Menjauhkan manusia daripada ayat-ayat Allah dan pesanan-pesanan Rasulullah SAW. Rugilah manusia yang berpaling dari Al-Quran dan Hadith yang sentiasa mengingatkan di saat lupa . Hidup hanya terbatas di dunia ini sahaja dan bercita-cita untuk memenuhi segala keinginan duniawi yang melalaikan. Mereka memandang segalanya terbatas hanya berdasarkan pengetahuan malah menganggap kehidupan akhirat tidak benar sama sekali. Bangga dengan diri sendiri lantaran ilmu yang dirasakan penuh didada lalu mengabaikn ayat-ayat Allah. Mereka akan akhirnya terjerumus ke dalam neraka bersama-sama syaitan di akhirat kelak.

"Sesungguhnya kekuatan/kekuasaan syaitan itu hanya pada orang -orang yang berwali padanya (menurut pada pimpinan/bisikan-bisikannya, dan dengan itu mereka menyekutukan Allah) (An Nahl:100)

Beruntunglah setiap manusia yang berjaya menempuhi setiap cubaan yang datang. Namun pesan pada diri semuanya bukan kerana diri sendiri malahan dengan Rahmat dan Kasih Sayang Allah yang Maha Agung yang mengurniakan hidayahNya. Tidak ada sebarang kejadian di dunia ini yang berlaku melainkan dengan kehendak Allah. Masuknya seseorang hamba ke syurga bukan kerana pangkat,darjat,keturunan,rupa apatah lagi hartanya, melainkan dengan Rahmat dan belas kasihan Allah jua.

Jika di saat ini kita merasakan diri kita hina dan penuh dosa di hadapan Allah, cepatlah memohon taubat padaNya. Dia tidak pernah mengabaikan setiap hambaNya apatah lagi yang mereka yang memohon ampunan dan Rahmat dari pada Nya dengan penuh kesungguhan. Kembalilah kepada Allah Pencipta yang menjadikan kita. Jangan sesekali berputus asa dalam mencari sinar hidayah buat menerangi kehidupan yang dirasakan umpama dalam kegelapan.

"Katakanlah:Hai hambaKu yang telah keterlaluan menjerumuskan diri (berbuat dosa), jangan kamu putus harapan dari Rahmat Allah, sesungguhnya Allah sanggup mengampunkan semua doa, Allah Maha Pengampun lagi Maha penyayang." (Az Zumar:53)

Perjalanan kearah kebenaran tidak dijadikan Allah indah dan mudah umpama seorang artis yang dibentangkan karpet merah malah akan sentiasa diselangi dengan onak duri yang meranjau. JIka kita mengimbas kembali bagaimana kehidupan para Rasul dan sahabat yang tidak pernah sunyi dari penderitaan pasti kita akan menyedari,betapa beruntungnya kita. Oleh itu gunakanlah kesempatan umur yang masih bersisa ini untuk terus mencari keredhaan Allah. Kerana tanpa redha Allah tiadalah erti kita disisi Allah. Rahmat dan keredhaan Allah menjadi misi utama dalam meraih cinta-Nya yang hakiki. Dan ingatlah wahai diri di saat ujian datang bertimpa-timpa,mohonlah padaNya kerana Allah itu dekat dan sentiasa bersama kita. Semoga Allah memudahkan perjalanan kita kembali ke sisiNya.

"…maka Allah mengetahui apa yang ada di dalm hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberikan balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat(waktunya)." (Al Fath:18)

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tuhan dosaku menggunung tinggi
Tapi taubatku tak ku tepati
Tuhan RahmatMU melangit luas
Namun sedikit sekali ku bersyukur…
Tiada daya untuk bertahan…hanya Engkau tempat berpegang..
Kau jagalah hati yang kadang redup..ditiup angin duniawi…
Gemerlap kilauan harta,takhta dan cinta manusia..yang menyesatkan…

Ilahi.. daku berlindung kepadaMu dari jiwa yang tidak pernah merasa puas..
Ilahi.. jangan Engkau tinggalkan aku dengan diriku sendiri walau sekelip mata cuma…pimpin daku pada jalanMu yang lurus..ampunilah hamba yang penuh dosa ini Ya Allah..
Ilahi..Anta maqsudi wa redhaKa mathlubi…ameen Ya Rabbal ‘alameen..

Laa haulawalaquwwata illa billah.
Astaghfirullah al adzim.


Thursday, June 18, 2009

Allah Mengasihi orang-orang berdosa


Islam tidak pernah mengajar kita umatnya untuk membenci mereka yang berdosa. Begitulah mulianya agama Islam dan membuktikan sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penerima Taubat hamba-hambaNya. Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Seandainya hamba-hamba Allah tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan menciptakan makhluk yang berbuat dosa kemudian mereka istighfar (meminta ampun kepada Allah), lalu Allah mengampuni dosa mereka. Dan Dia adalah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang"


Setiap yang berdosa, Allah Ta'ala tidak akan membiarkan mereka terus berada di dalam kesesatan jika melakukan dosa dan kesalahan, tetapi menyelamatkan mereka dengan limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya. Apakah bukti-bukti kasih sayang Allah Ta'ala itu?

Setiap masa Allah telah menunjukkan kepada setiap hambaNya dua jalan, yakni jalan kebaikan dan kejahatan. Setiap jalan menunjukkan 2 akibat berbeza yang perlu kita pilih dengan menggunakan akal yang telah dianugerahkan Allah Ta'ala. Akal yang hanya ada pada manusia membezakan kita antara makhluk ciptaannya yang lain seperti haiwan,tumbuhan, mahupun jin dan syaitan. Dengan akal yang waras dan sihat,pasti manusia dapat memikirkan setiap jalan kejahatan atau kemaksiatan yang dipilih akan membuahkan akibat yang negatif, begitu juga sebaliknya.

Di samping itu, Allah juga mengutus seorang Rasul sebagai pembawa petunjuk dan risalah bagi umatnya. Banyak yang telah diajari oleh Rasulullah kepada umat Islam sebagai panduan untuk memperoleh kebahagian dalam hidup, bukan sahaja di dunia malah di akhirat sana.

Sekalipun demikian, masih saja manusia tergelincir dalam lembah kemaksiatan dan melumuri dirinya dengan kejahatan dan dosa. Sebagai bentuk kasih sayang kepada hamba-Nya, Allah membuka pintu taubat dan berjanji kepada orang yang bertaubat akan mengganti kejahatan mereka dengan kebaikan di dunia, serta tempat kembali terbaik kelak di akhirat.
Firman Allah swt: “ Katakanlah, wahai hamba-hambaKu yang berlebih-lebihan terhadap dirinya (dengan memperbuat dosa), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah swt. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Kembalilah (bertaubatlah) kamu kepada tuhanmu, dan patuhlah kamu kepadaNya sebelum tiba siksaan kepadamu, kemudian kamu tidak mendapat pertolongan” (Az-Zumar: 53,54)


Semoga Allah Ta'ala menerima taubat kita dan menerima kita menjadi sebahagian hambaNya yang beroleh khusnul khotimah. Amin Ya Rabbal 'alameen.

Laa haulawalaquwwata illa billah.
Astaghfirullah al adzim.